Pensiun Pengangguran?

pensiun-pengangguran

Alhamdulillah saya diberi kesempatan rutin memberikan seminar motivasi calon pensiunan BRI se Indonesia dan Bank Jateng.
Pertama masuk ruangan… Jrengg! Inilah wajah-wajah berumur 55 tahun yang sudah bekerja dalam sistem yang ketat selama 25-30 tahun. Ada yang tampak ceria, ada yang lelah menua rambutnya putih semua..

Langsung seminar saya buka dengan data survey Citibank 2007:

  1. Ada 6 dari 10 karyawan tidak siap untuk pensiun!
  2. Ada 4 dari 10 pensiunan hidup dengan mengharapkan tunjangan dari anaknya.
  3. Lebih dari 60% pensiunan tidak paham mengelola dana pensiun.

Ketika saya tanya, siapa yang masuk golongan 6, 4 dan 60% itu? Mayoritas memang angkat tangan hehe..

Langsung materi saya giring soal pensiunpreneur, pensiunan yang jadi entrepenuer!

  1. Cari bisnis yang tidak membutuhkan energi banyak, lebih mengarah kepada investor, seperti perkebunan, perikanan, peternakan. Apalagi kalo ketemu hobi yang lama tertunda, cari sisi bisnisnya.
  2. Lirik usaha bidang jasa yang tidak memakan banyak energi soal bahan baku, kemasan, ongkos kirim dan hal-hal yang ribet lainnya. Misal usaha cucian mobil, bisa ditunggu sambil baca koran dan nonton TV… Eh ngaji!
  3. Investasi property yang menghasilkan, beli kos yang sudah dilelang, atau beli tanah dibangun 12 kamar, dah nanti tinggal tiap bulan jadi bapak kos menagih biaya keliling hehe..

Saya larang keras untuk invest uang pensiun ke traiding saham, forex apalagi trading emas abal-abal. NO!! NO!! NO!!

Kawanku punya teman, temannya punya kawan.. nah bapaknya pensiunan Pertamina habis ratusan juta di invest forex, shock.. akhirnya stroke. Hari tua uang ludes, sakit-sakitan..

Lalu?
Saya ajak para pensiunan untuk mengejar manfaat, punya usaha gak usah lagi ngoyo, hasilnya dinikmati, sebagian sedekahkan rutin ke panti asuhan, atau duafa-duafa sekitar. Saya ajak mereka menyelam dunia sedekah lebih dalam dengan foto-foto dari gerakan #‎SedekahRombongan‬ yang saya kelola.

“Pak.. Bu, hidup yang tersisa tidak boleh sia-sia, khairunnas anfauhum linnas.. Orang terbaik disisi Allah yang bermanfaat untuk sesamanya. Coba sekarang rutinkan sedekah, yakin seyakin yakinnya Allah ganti dengan rejeki yang lebih banyak.. Min haitsu layah tasib, dari jalan yang tidak disangka-sangka. Coba saja buktikan, dan lihat apa yang akan terjadi..”

Diakhir acara biasanya saya tutup dengan doa dan harapan:
“Insya Allah yang hadir disini umurnya panjang semua, minimal 80 tahun, berarti masih ada 25 tahun lagi untuk mengumpulkan bekal abadi jadi manusia bermanfaat.. Suksesnya dunia akhirat”

Aaamiiin panjang memenuhi ruangan..

Slide saya tutup dengan tulisan dari Emha Ainun Nadjib:

Jangan mati-matian mengejar sesuatu yang tidak bisa dibawa mati

Dan berakhirlah seminar panjang 2,5 jam nonstop itu. Kadang sampai di kamar bibir masih terasa ngilu.

@Saptuari

Disalin dari: https://www.facebook.com/groups/109438006059782/permalink/110629719273944/

TDA Balikpapan

TDA Balikpapan adalah komunitas pengusaha yang berada di Kota Balikpapan. Beranggotakan mulai dari pengusaha kawakan, pengusaha amatiran, pencari usaha, karyawan dan pengangguran. Siapa saja yang punya komitment untuk maju dan sukses bersama-sama bisa bergabung di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *