Entrepreneur = Menyelesaikan Masalah, Bukan Untuk Kaya

Entrepreneur-Menyelesaikan-Masalah,-Bukan-Untuk-Kaya

Sejak sekitar 5 tahun lalu, banyak yang berbondong-bondong mau jadi entrepreneur. Ketika ditanya kenapa, jawabannya: “Keren”, “Jadi Boss untuk diri sendiri alias ngga diatur-atur orang lain”, “Mulia karena mempekerjakan orang lain”, dan “Untuk kaya”.

Ini rata-rata jawaban orang-orang yang saya temui. Jarang banget ada yang bilang, “Untuk bisa menyelesaikan masalah yang ada”, atau “Supaya bisa bermanfaat untuk banyak orang.” Padahal, di dalam ilmu dasar bisnis: Semakin besar sebuah permasalahan yang bisa diselesaikan oleh produk maupun jasa kita, maka perusahaan kita pun akan semakin besar. Dengan kata lain, kalau semakin banyak orang yang memerlukan jasa dan produk kita, berarti jasa dan produk kita itu bermanfaat untuk mereka dan bisa menyelesaikan masalah yang mereka hadapi, berarti perusahaan kita pun akan semakin besar.

Jadi, kalau mau jadi entrepreneur sukses, berikut tips singkatnya:

  1. Jadilah orang yang peka terhadap sekeliling keadaan. Coba liat di sekitar Agan ada masalah apa yang bisa Agan bantu selesaikan. Ingat, semakin besar masalahnya, akan semakin rumit cara penyelesaiannya, itu konsekuensinya. Tapi, semakin besar masalah yang Agan bisa selesaikan, semakin besar bisnis Agan.
  2. Cari mitra bisnis yang bisa juga punya keinginan yang sama untuk menyelesaikan masalah tadi. Mitra bisnis yang baik adalah yang bisa saling melengkapi. Bukan cari mitra bisnis yang ‘sama dengan Agan’. Kalau Agan jago di marketing dan lemah di finance, ya cari yang jago finance, jangan yang jago di marketing dan lemah di finance seperti Agan.
  3. Action!

Semua entrepreneur sukses punya visi yang mulia, ya itu tadi: untuk menyelesaikan masalah. Sergey Brin dan Larry Page ngebuat Google bukan untuk kaya, tapi untuk biar banyak orang di dunia ini bisa belajar dari manapun asalkan terkoneksi dengan internet. Mulia kan visinya? Uang mengikuti dengan sendirinya..

Ketika datang ke Jakarta beberapa tahun lalu (kebetulan saya dapet undangannya), Sir Richard Branson, pemilik Virgin Group, malah bilangnya gini, “Semua entrepreneur itu terlahir karena mereka punya keresahan. Mereka mau menyelesaikan masalah yang ada, masalah yang belum diselesaikan oleh orang lain.” Ngga usah berpikir untuk menyelesaikan masalah dunia, ngga usah mikir yang berat-berat dulu. Coba aja lihat sekeliling Agan, kalau ada yang Agan rasa, “Kok gini sih service-nya? Kok gini sih produknya? Jelek amat?” Nah, itu berarti Agan punya kesempatan untuk ngebuat jasa tersebut, atau produk tersebut jadi lebih baik. Ini peluang bisnisnya!

Mau kaya? Boleh, dan ngga perlu malu untuk bilang, “Saya mau jadi orang kaya”. Bagus malah, karena semakin kaya kita, semakin banyak juga yang bisa kita bagikan (bukan berarti ngga kaya ngga bisa berbagi loh ya). Caranya gimana? Gampangggggg.. Jadilah berkat dan bermanfaat untuk banyak orang. Selesaikan masalah yang ada di sekeliling kita. Silahkan dicoba.

See you ON TOP!
@BillyBoen

Founder & CEO, PT. YOT Nusantara – @youngontop
Co-Founder & Chairman, PT. Generasi Digital Internasional – @GDILab

Website: http://www.youngontop.com | http://www.yotnusantara.com
Facebook: /youngontopYOT
Instagram: @youngontop

TDA Balikpapan

TDA Balikpapan adalah komunitas pengusaha yang berada di Kota Balikpapan. Beranggotakan mulai dari pengusaha kawakan, pengusaha amatiran, pencari usaha, karyawan dan pengangguran. Siapa saja yang punya komitment untuk maju dan sukses bersama-sama bisa bergabung di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *