Berpikir Berbeda, Menembus Tembok

Berpikir Berbeda, Menembus Tembok

Bicara pertumbuhan bisnis di tahun 2015, di mana kondisi terasa dimulai dengan penuh tantangan dari beragam aspek memang terasa ngeri-ngeri sedap.

Silaturahmi dengan beberapa teman pebisnis yang cukup sukses di bidangnya di awal tahun ini memang terasa aura perjuangan, beragam pemikiran dan strategi mereka sampaikan. Bagaimana membuat bisnis mereka “selamat” dan mampu bertumbuh di dunia bisnis yang semakin hiper kompetitif dengan para pesaing, sementara biaya produksi dan operasional terus meningkat serta permintaan pelanggan yang terasa menyusut di awal tahun.

Sayapun seringkali mengangguk-angguk dan sedikit memberi komen, terhadap pemikiran dan langkah-langkah yang mereka ambil. Selain mendengar kisah teman-teman ini sebagai penambah wawasan, saya juga berpikir keras untuk memformulasikan strategi sendiri supaya bisnis bertumbuh.

Berdasarkan pengalaman, berpikir berbeda dari bisnis sejenis yang sudah ada ataupun dari apa yang sudah biasa kita lakukan, adalah strategi yang sanggup mengerek pertumbuhan bisnis pada umumnya.

Contohnya, sebuah restoran cepat saji yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda, memutuskan untuk menjual kepingan CD musik di seluruh gerainya. Walhasil KFC di Indonesia sukses menjual jutaan keping CD musik, dan generasi muda jadi rajin nongkrong di gerai-gerainya, sehingga ayam goreng merekapun laris manis. Label dan penyanyi papan atas seperti Agnes Monica juga mempercayakan distribusi lagu mereka ke KFC. Dan ironisnya jaringan toko CD musik justru malah tutup terjungkal karena penjualan yang terus menurun.

Ketika penjualan mobil lesu, Porsche melakukan bisnis jasa penyewaan desainer dan insinyur-insinyur teknik yang mereka miliki ke perusahaan otomotif lainnya. Dan bisnis Porsche pun bertumbuh.

Ketika cafe-cafe bukan sekedar menjual kopi dan kue, tetapi berfokus menjual pengalaman kepada pelanggan, dan berusaha membuat pelanggan betah duduk, ngobrol dan bekerja dengan komputer jinjing mereka, maka cafe pun bertumbuh.

Baca juga:  8 Tips Merubah dan Membentuk Kebiasaan

Ketika kami berpikir berbeda dan menembus tembok dari bisnis manufaktur yang menjual hasil produksi biji plastik, dengan mengembangkan bisnis jasa konsultan, desain formulasi, serta pemasok untuk mengajari dan melayani perusahaan yang akan membuat biji plastik untuk kebutuhan mereka sendiri, maka bisnis kami pun bertumbuh.

Dengan kerjasama secara eksklusif kami ditunjuk untuk memasok bahan kimia dasar untuk produksi biji plastik mereka. Ini mirip yang Porche pernah lakukan di atas atau waralaba yang mengajari membuat minimarket, dengan syarat minimarket tersebut dipasok barang dagangan dari pewaralaba.

Pepatah mengatakan, pelaut tidak pernah menemukan pulau baru, kalau mereka tidak berlayar. Diversifikasi, dengan berani memasuki produk dan market-market baru adalah salah satu bentuk berpikir berbeda yang kami lakukan untuk mengerek pertumbuhan, sehingga ketika produk untuk peralatan rumah tangga dan elektronik mengalami kelesuan, maka market-market baru di sektor otomotif, consumer good dan lainnya masih memberi ruang untuk bertumbuh.

Di Amerika pernah ada perusahaan kereta api yang bisnis pengiriman barang nya mendapat saingan berat dari perusahaan truk pengangkutan. Setelah berpikir keras, akhirnya pimpinan perusahaan kereta api memutuskan bukan memusuhi dan bersaing dengan perusahaan truk. Tapi justru membuat perusahaan-perusahaan truk ini menjadi pelanggan. Dimana perusahaan truk cukup mengangkat barang-barang ke terminal kereta yang ditunjuk, sedangkan kereta akan membawa barang-barang untuk jarak jauh dengan lebih cepat dan hemat. Truk-truk tinggal melanjutkan lagi pengiriman dari terminal-terminal kota tujuan ke pintu-pintu pelanggan.

Pemerintah masih yakin bisa mengerek pertumbuhan ekonomi nasional melebihi 5% di tahun-tahun ini dan yang akan datang. Jadi semestinya bisnis kita juga bisa tumbuh bahkan lebih besar, mungkin yang kita perlukan hanyalah sedikit berpikir berbeda dan menembus tembok dari apa-apa yang sudah kita lakukan sebelumnya.

Baca juga:  Bangkrut Dalam Bisnis? Ayo Baca Ini Baik-Baik!

Salam bertumbuh….

Mustofa Romdloni
Direktur Pesta Wirausaha TDA
MR Corporation
Follow @tofazenith

Disalin dari: http://tangandiatas.com/

TDA Balikpapan

TDA Balikpapan adalah komunitas pengusaha yang berada di Kota Balikpapan. Beranggotakan mulai dari pengusaha kawakan, pengusaha amatiran, pencari usaha, karyawan dan pengangguran. Siapa saja yang punya komitment untuk maju dan sukses bersama-sama bisa bergabung di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *